Wisata

Danau Sigombak

Sigombak adalah suatu nama objek wisata danau yang terletak di desa Jambu Kecamatan Tebo Ulu, 30 KM dari kota Muaratebo kabupaten Tebo, atau sekitar 250 KM dari Kota Jambi, Indonesia. Letak Danau Sigombak juga hanya berkisar sekitar 4o KM dari Kota Bungo dan Sekitar 80 KM dari Kabupaten Darmasraya, Provinsi Sumatera Barat atau sekitar 300 KM dari Kota Padang. Danau Sigombak juga hanya berjarak sekitar 100 KM dari perbatasan Tebo-Riau.

Danau Sigombak memiliki potensi sebagai objek wisata alam di Kabupaten Tebo dan Provinsi Jambi. Karena Sigombak memiliki luas mencapai 45 hektar dengan sebuah pulau seluas 15 Hektar yang terletak ditengah danau. Secara Geografis, Sigombak memiliki keunikan lain karena bisa dinikmati dari atas bukit dan dari bagian bawah danau. Disekeliling danau, masih dilingkupi suasana alam yang natural. seperti pohon beringin dan pohon lainnya.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Situs Purbakala Kompleks Candi Muaro Jambi

Situs kepurbakalaan Muaro Jambi merupakan situs peninggalan purbakala terluas di Indonesia, membentang dari barat ke timur sepanjang 7,5 km di tepian Sungai Batanghari, dengan luas ± 12 km². Peninggalan ini terbentang dari desa Muaro Jambi dan desa Danau Lamo di bagian barat hingga desa Kemingking Dalam, Kecamatan Muaro Sebo di bagian Timur, Kabupaten Muaro Jambi.

Dari Kota Jambi situs purbakala ini dapat dicapai melalui jalur darat sekitar 30 menit ke arah timur Kota menuju Pelabuhan Talang Duku, kemudian dilanjutkan dengan jalur sungai menyeberangi Sungai Batanghari ke desa Muaro Jambi. Atau dapat pula dicapai melalui perjalanan darat langsung ke dekat situs melalui jalur memutar ke arah barat Kota, menyeberangi jembatan Aur Duri, kemudian dilanjutkan lewat desa Jambi Kecil ke arah situs, dengan perkiraan jarak dari pusat Kota ± 40 km. Pilihan lain adalah dengan menyewa perahu kéték atau sebeng (speed boat) yang dapat dijumpai di pinggiran sungai Batanghari di tengah kota, untuk kemudian menyusuri sungai Batanghari sambil menikmati pemandangan sepanjang aliran sungai menuju situs candi.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Batik Jambi

Jambi termasuk salah satu dari sekian daerah di Indonesia yang memiliki sentra-sentra kerajinan batik tulis. Sebelum krisis ekonomi menimpa Indonesia, sentra batik tulis berkembang cukup baik di Jambi. Tetapi, setelah krisis melanda, sentra-sentra tersebut banyak yang tidak beroperasi dan gulung tikar. Agar aset budaya tetap bertahan dengan baik, perlu perhatian serius dari pemerintah setempat agar batik tulis Jambi tetap terjaga keberadaannya.

Kerajinan batik tulis Jambi banyak diminati tidak saja oleh masyarakat Jambi tetapi juga masyarakat dari luar Jambi, karena memiliki aneka motif yang indah dan warna yang cerah. Dengan banyaknya peminat, tentu membuka peluang para perajin batik untuk mengembangkan usahanya.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Rumah Panggung Kajang Lako

Rumah Panggung Kejang Lako merupakan tempat tinggal masyarakat Marga Bathin, sebuah suku yang berasal dari sebelah barat pegunungan Bukit Barisan (Sumatra Barat). Masyarakat suku ini teguh memegang nilai-nilai luhur kebudayaannya. Keteguhan dalam memegang nilai-nilai budaya tercermin dari kesetiaan mereka memelihara tradisi yang diwariskan oleh pendahulu mereka secara turun-temurun, seperti melestarikan rumah panggung Kejang Lako yang menjadi ciri khas masyarakat Marga Bathin.

Banyak rumah-rumah tradisional yang diwariskan oleh pendahulu Marga Bathin yang sampai sekarang masih berdiri kokoh, walaupun bangunan tersebut telah berumur ratusan tahun. Salah satunya adalah bangunan Rumah Panggung Kejang Lako yang terdapat di Rantau Panjang dan Kampung Baruh, yang sampai sekarang telah berusia 300 tahun lebih.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Sungai Batanghari

Sungai Batanghari, Jambi layak jual jika dikemas menjadi salah satu paket wisata alam, cagar budaya dan lingkungan. “Namun untuk menjadikan sungai terpanjang di Sumatera (3.322 km) yang berhulu di Sumatera Barat (hulu tengah, dan hilir ada di Jambi), itu hingga kini belum tersentuh infrastruktur memadai,” kata Ketua DPD ASITA Jambi, M Ali Rachman Siwoon di Jambi, Minggu (5/10).

Sungai Batanghari yang menjadi khasanah budaya menjadi catatan sejarah masa lampau, terutama pada masa Kerajaan Sriwijaya dan Melayu sebelum dan sesudah abad Masehi, menjadi lintasan perdagangan dunia, terutama para saudagar Arab dan Cina.

Pedagang Arab menjadikan sejumlah kawasan di pinggiran Sungai Batanghari sebagai tempat peristirahatan. Mereka sambil berdagang menyebarkan agama Islam waktu itu.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Air Terjun Berasap

Air Terjun Telun Berasap merupakan obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air terjun tersebut bersumber dari sungai yang berhulu di Danau Gunung Tujuh yang mengalir melewati tebing terjal dengan ketinggian sekitar 50 m. Orang Jambi menyebutnya Air Terjun Telun Berasap karena besarnya debit air yang turun sehingga menimbulkan “kabut air” di sekelilingnya.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) merupakan taman nasional yang terletak di perbatasan antara Propinsi Riau dan Propinsi Jambi. Dilihat dari jenisnya, TNBT adalah kawasan hutan tropis dataran rendah dengan ekosistem asli yang masih tersisa di Pulau Sumatra. Semula, kawasan TNBT merupakan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Meskipun demikian, kondisi hutan dan kekayaan flora dan faunanya relatif masih terjaga.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 6407/Kpts-II/2002 tanggal 21 Juni 2002, luas keseluruhan taman nasional ini adalah 144.223 hektar, yang didominasi oleh kawasan perbukitan yang berjajar rapi di bagian timur Pulau Sumatra. Oleh WWF (World Wildlife Fund), TNBT dianggap sebagai kawasan yang memiliki keragaman flora dan fauna yang paling tinggi di Pulau Sumatra.
Baca lebih lengkap…

====================================================
Taman Nasional Kerinci Seblat

Pembentukan Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan hasil dari penyatuan beberapa kawasan cagar alam Kerinci seperti: Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan-Bukit Kayu embun dan Gedang Seblat. Di dalam cagar alam tersebut terdapat kawasan hutan lindung dan hutan produksi. Kawasan hutan berfungsi menghasilkan air guna memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat yang hidup disepanjang bantaran sungai seperti sungai Batanghari dan sungai Musi. Mengingat peran yang sangat vital dari hutan tersebut, maka pada tanggal 4 Oktober 1982 bertepatan dengan Kongres Taman Nasional Sedunia yang diadakan di Bali, pemerintah menjadikan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat sebagai kawasan hutan lindung.
Baca lebih lengkap…

2 Comments »

  1. herfia said :
    July 16, 2009 at 12:26 am

    Indonesia memang jantung dunia…..banyak keanekaragaman yang ada di indonesia termasuk jambi. Aku baru tau neh ada info yang keren-keren di jambi ya.

    Bikin theme yukkkkk

  2. online said :
    January 5, 2010 at 2:26 am

    Terima kasih atas informasi menarik

Leave a Comment

© 2010 Sekedar Nulis Doang. All Rights Reserved.
Powered by WordPress | Theme Provided by Best Wordpress Themes
cheap prepaid phone card online
Zimbabwe - Harare calling card
real estate agents auckland new zealand